Let's make a happy things!

Oleh Yahoo Indonesia | Blog Editor – Kam, 7 Jun 2012 19:43 WIB

Oleh Anzarra Djahran

Ada 3 hal krusial dalam hidup Ok Taecyeon, personil boyband 2PM yang sudah tiga kali mampir ke Jakarta. Pertama adalah kepindahannya dari AS ke Korsel, kedua adalah kehidupan monoton saat pelatihan.
Ketiga, hengkangnya Jay Park, pentolan boyband tersebut pada tahun 2010.

“Hidup saya begitu terpuruk ketika dia pergi,” ungkap Taecyeon dalam acara “Oh My School” yang tayang di KBS2 TV, Oktober 2010. Kontrak Jay Park diputus tengah jalan, gara-gara membuat komentar negatif tentang Korea.

Jika Anda awam dengan posisi pentolan dalam grup K-pop, bayangkan saja peran Chris Martin dalam grup Coldplay atau Bimbim Slank.

Secara tradisional, pentolan grup K-pop adalah personel paling tua. Status ini tidak hanya berlaku di panggung, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari (sebagian besar grup K-pop hidup satu atap).

Tentu tak semua seperti itu, khususnya bagi T-ara yang merotasi pentolan. Tetapi perannya kurang lebih sama. Pentolan menjadi sosok ibu atau ayah dalam grup, melakukan negoisasi dengan manajemen dan menjadi penengah konflik. Tak heran jika Taecyeon merasa begitu kehilangan Jay Park.

Jay Park hanyalah satu kasus besar hengkangnya pentolan dari grup K-pop. Dalam kurun 4 bulan di tahun 2012 ini, 3 grup K-pop juga mengalami hal sama. Inilah mereka:

Lee Soo Mi (5 Dolls)
17 Februari lalu, tepat setahun sejak mereka debut, 5 Dolls harus melepas Lee Soo Mi yang mundur dari grup untuk karier solo. Sebagai pentolan, Soo Mi pernah maju paling depan membela grupnya saat menghadapi tuduhan lip sync. Posisinya kemudian diwarisi Chanmi. 5 Dolls juga merekrut personil baru, Nayeon, untuk mengisi celah yang ditinggalkan Soo Mi.

Viki (Dal Shabet)
Mundurnya Viki dari Dal Shabet jadi topik hangat akhir Mei lalu. Pasalnya, Dal Shabet sedang siap-siap merilis album penuh pertama. Viki menulis pesan selamat tinggal pada forum penggemar, menyebut karier solo sebagai alasan hengkang.

Serri sebagai personel paling tua sepeninggal Viki, mengambil alih posisi pentolan. “Saat Viki masih disini, saya tidak tahu jika tanggung jawab pentolan sungguh berat, dan sekarang saya merasakannya,” tulis Serri di akun me2day miliknya.

Album penuh Dal Shabet, “Bang Bang” akhirnya dirilis 6 Juni kemarin. Seorang personel baru, Wohee, masuk menggantikan Viki dan akan memulai debut pada tanggal 7 Juni ini.

Park Kahi (After School) 
Kahi menjadi Trending Topic World Wide di Twitter 5 Juni kemarin, menyusul berita kelulusannya dari After School. Menyadur konsep sekolah ala grup idola Jepang seperti Morning Musume dan AKB48, After School secara periodik meluluskan personelnya seperti 2 personil sebelumnya, Soyoung dan Bekah.

Sulit membayangkan After School tanpa Kahi. Selain sebagai pendiri, Kahi seorang pentolan dengan kemampuan lengkap, menulis lirik dan ikut meramu koreografi tari grup ini. Namun dari segi usia (31 tahun), ia sudah waktunya lulus. Karer musik solo dan akting menjadi tujuan Kahi berikutnya.

Belum ada keputusan siapa pengganti Kahi di After School. Kahi masih akan bergabung hingga September, dan akan tampil untuk kali terakhir pada konser di Tokyo, 17 Juni mendatang.

Kehilangan pentolan bukan saja guncangan bagi grup, tapi juga penggemar. Ketika Jay Park hengkang, penggemar melakukan protes dan boikot terhadap 2PM agar ia kembali. Tapi Jay Park tak pernah kembali, dan 2PM tak menunjuk pengganti. Meski begitu, 2PM tetap menjadi boyband K-pop papan atas dan Jay Park sukses karier solo.

 

cr: detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: